FUN STATION Forum Friendship & Brotherhood
Join us bro & sis di FS Forum Brotherhood untuk Fun,Friendship,Chat,Ask,Share Tips,Tricks,Trouble,Problem,Solusi Mengenai semua hal Anything/Everything untuk kamu2 semua...Welcome bro...Please Joint Us at This Forum Brotherhood Community...
FUN STATION Forum Friendship & Brotherhood

FS Forum Net Brotherhood,Share,Ask,Tips,Trick,Solution,Lifestyle,Health,Bussines,Gadget,Phone,Otomotif,Sport,Friendship,Networking,Fun,Friendship,Chat, Sport,Jokes,Ask,Internet,Repair,Assesories,Spare parts,Trade,
 
IndeksFunStation PortFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
untuk semua Sobat.Kami Mengundang Para Tamu, sekiranya berkenan para Sobat mari bergabung menjadi bagian dari FS Forum Brotherhood ---- Mari kita saling Ask & Share Solusi dan menambah Wawasan kita2 semua Thanks Alot Salam kenal - Admin FS Forum

Share | 
 

 KUBURAN YESUS DITEMUKAN?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin
Admin


Jumlah posting : 2379
Score : 6688
Reputasi : 31
Join date : 15.06.11
Age : 38
Lokasi : DKI Jakarta

Karakter
Table: 2

PostSubyek: KUBURAN YESUS DITEMUKAN?    Wed 28 Mar - 1:59:31



Pada tahun 2006 terbit buku Jesus Dinasty yang menyebutkan bahwa kubur Yesus ditemukan. Setahun kemudian dibuat film yang sejalan dengan buku itu berjudul The Lost Tomb of Jesus disusul terbitnya buku The Family Tomb of Jesus. Buku dan film ini kemudian menjadi sensasi sekitar perayaan Paskah 200612007.

Sekitar Paskah tahun 2007, dunia dikejutkan oleh berita Ditemukan Kuburan Keluarga Yesus dengan peti tulang dari Yesus anak Yusuf, tepatnya kuburan keluarga itu ditemukan di Talpiot, di pinggiran kota Yerusalem.

Berita itu sebenarnya berawal dari tulisan seorang yang bernama James Tabor dalam bukunya The Jesus Dynasty yang pada prinsipnya menyatakan bahwa kuburan yang diekspos di tahun 2002 yang memiliki inskripsi 'Yakobus anak Yusuf saudara Yesus' sebenarnya merupakan bagian dari kuburan keluarga Yesus yang ditemukan di Talpiot, di pinggiran kota Yerusalem.

Buku ini tentu saja bersifat provokatif karena selama 2000 tahun umat Kristen merayakan Paskah sebagai peringatan Yesus yang Bangkit pada hari pertama dalam Minggu selewat Paskah Yahudi.

Pada tanggal 4 Maret 2007, Discovery Channel memutar film The Lost Tomb of Yesus. Film yang disutradarai oleh James Cameron dan Simcha Jacobovoci dengan konsultan James Tabor, mengejutkan orang karena berbeda dengan buku James Tabor yang sekalipun dibuat dalam bentuk buku masih terbatas pad a masyarakat pembaca yang rata-rata berpendidikan, sebagai film, The Lost Tomb of Yesus dilempar ke publik luas dan memprovokasi banyak orang.

Terlebih lagi kemudian film ini disusul dengan terbitnya buku The Family Tomb of Jesus, maka lengkaplah konspirasi 'trio Yakobus' (2 James dan 1 Jacobovici) yang untuk beberapa saat sempat menyentak iman umat Kristen di seluruh dunia.
Namun, sejalan dengan klaim-klaim yang 'dianggap benar' oleh trio Yakobus dan didukung oleh beberapa teolog liberal itu, banyak juga bermunculan para ahli yang menolak keabsahan klairn-klaim dalam buku dan film itu dan menunjukkan betapa klaim itu lebih berdasarkan 'iman skeptik' trio Yakobus itu daripada 'hasH pengkajian ilmiah yang sudah terbukti.'

Bagaimanakah sebenarnya isi buku dan film, dan bagaimana klaim-klaim mereka itu. Baik buku James Tabor (2006) maupun film The Lost Tomb of Yesus dan buku The Family Tomb of Jesus (2007) dirilis sekitar Paskah yang tentu punya misi tersembunyi!

Buku ini berusaha menguak hal-hal di sekitar penemuan arkeologis itu dan menguak konspirasi di balik penemuan itu yang ditulis bukan oleh orang Kristen yang tulus tetapi oleh para skeptik yang ingin memutar-balikkan Injil Yesus Kristus demi popularitas dan uang.

Lembar-lembar dalam Seri Buku Saku Yabina ini akan menjelaskannya kepada para pembaca.


Sekalipun dibahas secara ringkas, buku ini dibagi dalam Bab-bab yang membahas beberapa aspek dar1 masalah Kuburan Yesus yang diklaim telah ditemukan.



1 SEKITAR PASKAH DALAM INJIL


Apakah yang terjadi di sekitar hari Paskah Yahudi di masa kehidupan Yesus? Yesus melakukan Perjamuan Malam dengan para murid, la ditangkap ten tara Romawi, Disalibkan, Mati, Dikuburkan, dan pada hari ke-3 Bangkit dati kematian.

Seperti yang diceritakan menurut sumber empat Injil, Yesus dilahirkan oleh Maria ketika bertunangan dengan Yusuf dan peristiwa kelahiran Yesus ini diceritakan dalam Injil Matius (1:18 - 2:12) dan juga ditulis oleh Lukas (2:1-20).

Disebutkan juga bahwa setelah hari kedelapan umur Yesus dimana la disunat di Bait Allah dan kepergian ke Mesir, tidak ada cerita lain berkenaan dengan Masa Kanak¬kanak Yesus, dan sekalipun Lukas menyebutkan sebuah peristiwa ketika Yesus berumur 12 tahun dan diajak ke Bait Allah oleh kedua orang tua-Nya, la berbicara dengan para ahli Taurat dan orang Farisi, dan kemudian disebut kembali ke Nazaret (Luk.2:41-52), Perjanjian Baru tidak menuliskan mengenai masa remaja Yesus.

Yesus juga disebutkan dalam Injil memiliki empat saudara laki-laki, yaitu Yakobus, Yusui, Simon dan Yudas (Mat. 13:55), dan juga saudara perempuan.

Yesus kemudian menjalankan perintah Bapa di surga untuk mulai melakukan pelayanan di bumi ketika berumur sekitar 30 tahun setelah dibaptis oleh Yohanes Pembaptis (Mat.3: 13 dst.; Mrk.1 :9-11; Luk.3:21-22; Yoh.1 :32-34). Sekitar tiga tahun melayani di Galilea, kemudian la dihukum mati oleh penguasa Romawi dengan disalib, lalu dikuburkan dan pad a hari ketiga bangkit dari kematian dan 40 hari kemudian naik ke surga setelah beberapa kali menampakkan diri-Nya kepada para murid-Nya dan mengajar mereka.

Di saat pelayanan-Nya, Yesus menubuatkan bahwa seperti Yunus berada di perut ikan selama tiga hari tiga malam, Yesus juga akan mati dan dikuburkan selama tiga hari tiga malam (Mat. 12:40), demikian juga beberapa kali Yesus menubuatkan mengenai penderitaan dan kematian-Nya dikemudian hari (Mat.26:1-5; Mrk.14:1-2; Luk.22:1-2; Yoh.11:45-53), hal-hal ini mengarah pad a peristiwa yang kelak akan dihadapi-Nya.

Sehari sebelum Paskah Yahudi, Yesus makan persiapan Paskah bersama para murid-Nya (Mat.26:17-29; Mrk.14:12¬25; Luk.22:7-23; Yoh.13:21-30; 1 Kor.11 :23-25), untuk itu la meminta Petrus dan Yohanes untuk menyiapkan perjamuan malam-Nya yang terakhir itu. Pada saat Perjamuan Malam Terakhir bersama murid-murid-Nya itu, Yesus menyatakan kepada para murid-Nya tentang murid yang akan menyerahkan-Nya (Mat.26:21-25).
Di taman Getsemane sesudah perjamuan, Yesus berdoa dalam pergumulan sebelum akhirnya ditangkap oleh tentara Romawi dan dibawa ke Mahkamah Agama dan juga ke Pontius Pilatus (Mat.26:36 - 27:31). Hasil dari persidangan Pemimpin Yahudi, Raja Herodes, dan Pontius Pilatus, Yesus kemudian dianggap patut dihukum dengan dipaku di salib.

Yesus kemudian disalibkan di bukit Golgota, ini dicatat baik oleh Matius (27:32-44); Markus (15:21-32); Lukas (23:26,33-43); maupun Yohanes (19:17-24). la kemudian Mati di kayu salib (Mat.27:45-56; Mrk.15:33-41; Luk.23:44¬49; Yoh.19:28-30), lalu dikuburkan di kuburan Yusuf dari Arimatea (Mat.27:57-61; Mark.15:42-47; Luk.23:50-56; Yoh.19:38-42). Kuburan itu dijaga ketat oleh tentara Romawi.

Pada hari ketiga, yaitu hari sesudah Paskah Yahudi, Yesus bangkit dari kematian (Mat.28: 1-10; Mrk.16: 1-8; Luk.24: 1-12; Yoh.20:1-10) seperti yang sebelumnya pernah dinubuat-kan-Nya, dan la meninggalkan kubur yang kosong. Kubur yang kosong tidak membuktikan bahwa Yesus bangkit, tetapi Yesus yang bangkit meninggalkan kuburan yang kosong. Menghadapi kubur yang kosong itu, orang-orang Yahudi menyebarkan kabar kosong bahwa "Murid-murid Yesus telah mencurinya di waktu malam!" (Mat.28:11-15).

Kebangkitan-Nya dalam tubuh dilihat oleh banyak sekali orang, semula oleh Maria Magdalena dan wanita-wanita yang mengiringinya (Mat.28:1), kemudian oleh dua murid yang sedang dalam perjalanan ke Emaus dan Yesus diajak makan di rumah mereka (Luk.24:13-33), kemudian la menampakkan diri kepada murid-murid yang lain (Luk.24:36-49), menampakkan diri kepada Thomas secara khusus di hadapan murid lainnya (Yoh.20:24-29), dan dilihat banyak murid .di danau Tiberias (Yoh.21 :1-14), bahkan dilihat lebih dan 500 orang lainnya (1Kor.15:1-11).

Dalam masa kebangkitan-Nya itu, kemudian Yesus mengutus para murid agar mengabarkan lnjil ke seluruh dunia dan membaptiskan mereka dalam Nama Bapa, Anak dan Roh Kudus (Mat.28: 19-20).

Yesus yang bangkit secara tubuh ini, pada 40 hari kemudian naik ke surga (Mrk.16:19; Luk.24:50-53), dan malaikat mengatakan kepada para murid bahwa sebagaimana Yesus terangkat ke surga, la juga akan datang ke bumi kelak (Kis.1 :6-11).

Kehidupan Yesus selanjutnya diceritakan sampai kenaikan-Nya ke surga, dan kemudian secara khusus menampakkan diri kepada Paulus di Damsyik (Kis.9) sesudah Ia naik ke surga.



2. JESUS DINASTY


Apakah Yesus membentuk sebuah dinasti yang secara turun-temurun memerintah Israel? Teori inilah yang dikembangkan oleh James Tabor dalam bukunya The Jesus Dinasty, termasuk penemuan osuari Yakobus dan Talpiot yang kontroversial.

Pada bulan April 2006, sejalan dengan terbitnya buku fnjil Yudas, terbit juga buku kontroversial lainnya berjudul The Jesus Dynasty. Buku ini ditulis James D. Tabor (Simon & Schuster) dan sudah pula masuk dan dijual di toko-toko buku besar di Indonesia, dan pada bulan Februari 2007 buku itu diterbitkan oleh Gramedia dalam terjemahan bahasa Indonesia sebagai Dinasti Yesus.

Bagaimanakah sebenarnya isi buku yang kemudian menimbulkan kontroversi itu?


YESUS YANG REVOLUSIONER

Menurut versi Tabor dalam bukunya itu, pada masa hidup-Nya, Yesus berada dalam suasana kemelut politik dimana umat Israel sedang menunggu gerakan messianis untuk membebaskan mereka dari penjajahan Romawi. Yesus dan Yohanes Pembaptis bergabung dalam gerakan Messianis itu dan menjalankan dua peran mesianik. Yohanes Pembaptis sebagai keturunan imam Harun, sedangkan Yesus sebagai keturunan Raja Daud. Keduanya menjadi tokoh gerakan yang mendambakan kedatangan Kerajaan Allah di bumi Israel.

Yesus dan Yohanes Pembaptis mengajarkan Torat dan hukum Yahudi, namun misi ini berubah ketika Yohanes dihukum mati. Setelah melalui masa ketidak-pastian, Yesus kemudian mulai mengkhotbahkan hal baru di Galilea dan menantang kekuasaan Romawi. Ia mengangkat Dewan 12 murid yang masing-masing memerintah ke-12 suku bangsa Israel. Menurutnya termasuk di antara 12 murid itu adalah ke-4 saudara Yesus sendiri.
Setelah Yesus disalib, saudaranya yang bernama Yakobus mengambil alih kepemimpinan dari Dinasti Yesus itu baik dalam mengurus rumah tangga Maria maupun pemerintahan Israel. Sebagaimana Yesus dan Yohanes Pembaptis, Yakobus juga menganggap dirinya sebagai orang Yahudi yang taat. Tidak seorangpun dari ketiga orang itu yang menganggap bahwa gerakan mereka sebagai agama baru.

Menurut Tabor dalam bukunya itu, adalah Paulus yang kemudian mengubah gerakan Yesus menjadi sebuah agama baru yang disebut Kristen setelah ia memutuskan hubungan dengan Yakobus dan pengikut Yesus lainnya. Oleh Paulus disebutkan bahwa Yesus dikaburkan kemanusiaannya dan Yohanes Pembaptis dan Yakobus menjadi terlupakan. Sekalipun ajaran Yakobus lebih dekat dengan ajaran Yesus, ia dikalahkan oleh Paulus.

James Tabor dalam buku Jesus Dynasty menggambarkan kekristenan awal yang berbeda dengan kekristenan Injil dan menggambarkan adanya gerakan spiritual, sosial dan politik pembebasan Yahudi yang dipimpin oleh satu dinasti yaitu Dinasti Yesus.


YESHUA BEN PANTERA

Salah satu hal kontroversial dalam berita Yesus versi Tabor adalah bahwa Yesus sekalipun dilahirkan oleh Maria, tetapi disebutkan tidak berbapak Allah maupun Yusuf tetapi lebih mungkin seorang .serdadu Romawi bernama Pantera/Panthera, atau tepatnya Tiberius Julius Abdes Pantera, dimana tentu berkaitan dengan nama kaisar Tiberius (sesudah tahun 14) sedangkan nama Abdes Pantera berbau Yahudi. Di Jerman memang ada kuburan tentara Romawi bernama Pantera.

Teori Tabor mengemukakan bahwa sebenarnya sejak abad ke-2 beredar tradisi cerita tentang Pantera, nama seorang prajurit Romawi yang kuburannya ditemukan di Jerman. Pantera itu telah dijadikan plesetan dari kata yunani parthenos yang artinya perawan, padahal sebenarnya menu rut Tabor nama Yeshua ben Pantera itu bukan menyebut Yesus anak (seorang) perawan tetapi Yesus anak Pantera, tentara itu.

Tabor menjelaskan bahwa Yusuf meninggal waktu Yesus hidup sehingga menyebabkan Yesus menggantikannya sebagai kepala rumah tangga dan menjaga adik-adik-Nya, dan ketika Ia mati disalib, Yakobus, saudara tiri-Nya, menggantikan-Nya. [1] Tabor juga berteori bahwa janda Maria kemudian menikah dengan Klopas (Kleofasl Alfeus).

Dalam memaparkan versinya mengenai Dinasti Yesus ini, Tabor lebih memberi penekanan kepada text-Q (Quele yang dalam bahasa Jerman berarti sumber) yang keberadaannya bersifat hipotesa itu. Dalam hipotesa sumber Q, dipercaya bahwa semua kitab Injil, termasuk kitab Markus yang dianggap Injil tertua, menggunakan sumber Q sebagai salah satu sumber Injil.

Pemaparan Tabor dalam bukunya itu dikatakan sebagai dihasitkan usaha penelitiannya atas naskah awal kekristenan dan juga ketika ia menemukan beberapa kuburan di lembah Hinom yaitu kuburan keluarga Yesus. Kuburan berisi peti-peti tulang (ossuary) merupakan kebiasaan yang digunakan pada masa Yesus hidup untuk menyimpan tulang-belulang setahun setelah mereka mati. Di salah satu kuburan ditemukan beberapa peti tulang yang di antaranya tertera nama-nama terkenal yang ditulis dalam bahasa Aram.

Dalam mendukung teorinya mengenai dinasti Yesus, Tabor menyebut soal penemuan peti tulang pada tahun 2002 yang disebut sebagai peti tulang Yakobus, saudara Yesus dalam inskripsi berbunyi Yakobus anak Yusuf saudara Yesus. Penemu peti tulang itu bernama Oded Golan, tetapi sekalipun sejak tahun 2003 Golan diadili, dipenjarakan dan dikenai tahanan rumah oleh pengadilan di Israel karena dituduh telah melakukan pemalsuan dengan menuliskan nama itu kemudian hari di dinding peti tulang tersebut, namun Tabor termasuk salah seorang dari yang ingin membenarkan keberpihakkan pada: Golan.

Tabor juga mengemukakan bahwa peti tulang Yakobus itu sebenarnya berasal dari makam Talpiot yang dipercayanya sebagai makam keluarga dari Yusuf, Maria dan Yesus sendiri.


KUBURAN KELUARGA YESUS

Dengan adanya penemuan kuburan keluarga di Talpiot, di sebuah lokasi pembangunan di pinggir kat a Yerusalem, dimana ditemukan osuari dengan inskripsi (1) Maria, (2) Yusuf, (3) Yesus anak Yusu], (4) Mariamene e Mara, (5) Yudas anak Yesus, (6) Matius, dan 4 osuari tanpa inskripsi lainnya, dan berisi juga kain kafan, Tabor mempercayai adanya kemungkinan bahwa itu kuburan Dinasti Yesus dimana penemuan peti tulang Yakobus tahun 2002 oleh Golan kemungkinan juga dianggap berasal dari situ.

Menarik bahwa menghadapi kritik terhadap metoda penelitian historisnya, dalam Blog Tabor di internet (8 Juli 2006), ia sendiri mengkritik cerita-cerita seperti mengenai Yesus yang berkelana ke Inggris dengan pamannya Yusuf dari Arimatea, Yesus yang belajar di Mesir atau India, Yesus yang menikah dengan Maria Magdalena dan mempunyai anak, semuanya dikatakannya sebagai legenda yang berada di luar sejarah dunia, namun sebaliknya dalam bukunya tanpa sadar sebenarnya Tabor menebarkan legenda baru yang sama fiktifnya demi popularitas dan uang. Bahkan kemudian, setelah dibuat film The Lost Tomb ot Yesus, ia kemudian mendukung teori makam keluarga Yesus dimana Maria Magdalena dianggap sebagai istri Yesus dan mereka memiliki anak bernama Yudas.


LALU BAGAIMANA ?

Memang pada abad ke-2 ada tulisan Celcus, filsuf Yunani, yang menyebutkan bahwa Yesus anak tentara romawi be-nama Panter a, tetapi tulisan itu ditolak oler Origenes. Sejak teori pencurian rnayat yang ditaburkan oleh orang Yahudi (Mat.28:13), para perigikut teor kebohongar: itu (yang tidak percaya kebangkitan Yesus) berusaha menghadirkan legenda-legenda alternatif. Sekali lagi, seperti disebutkan pada bagian terdahulu, alternatif-alternatif selain isi Injil Kanonik itu banyak sekali tetapi tidak pernah sepaham dan malah berbeda-beda versi kesimpulannya.

Berita mengenai dua messias, Yohanes dan Yesus, tidak didukung kitab Injil, dan dinasti Yesus yang kuburannya ditemukan di Yerusalem tua juga lebih merupakan spekulasi daripada kebenaran sejarah. Apalagi, Yesus yang disebut sebagai mendirikan dinasti yang berkuasa di Israel bertentangan dengan isi Injil dimana Yesus dengan tegas menolak kekerasan dan mengatakan: "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini" (Yoh.18:36).

Dikala dongeng Nicholas Notovitch (The Life of the Holy lssa; yang diimani jemaat Ahmadyah (baca buku Nabi lsa, Dari Palestine ke Kashmir) dan Anand Krishna (baca buku lsa: Hidup dan Ajaran Sang Mahisa) menyebut bahwa Yesus kawin dan mati di Kashmir dan kuburan-Nya ada di Srinagar, James Tabor mengkritiknya sebagai legenda di luar sejarah bahkan mengkritik juga teori khayal mengenai Yesus yang beristri Maria Magdalena dan memiliki keturunan yang dipopulerkan buku Holy Blood, Holy Grail dan Dan Brown dalam novel The Da Vinci Code. Namun, ternyata kemudian ia mendukung teori Talpiot bahwa Maria Magdalena adalah istri Yesus.



3. OSUARI YAKOBUS


Osuari Yakobus yang dibeli pada tahun 1970-an seharusnya sudah ramai dibicarakan kalau inskripsinya benar karena cukup jelas dan tajam huruf-hurufnya, tetapi baru pada tahun 2002 dipamerkan di museum Ontario 30 tahun kemudian. Ternyata di batik itu, ada skandal pemalsuan barang antik dengan tersangka pemiliknya yang disidangkan dalam pengadilan.


Osuari Yakobus (James Ossuary) dipamerkan secara terbuka di Royal Ontario Museum dari tanggal 15 November sampai dengan 5 Januari 2003.

Setelah seseorang mati, ada kebiasaan di Israel untuk menempatkan mayat yang dibungkus kain kafan di kuburan berupa gua yang diberi ruang di dinding. Setelah mayat membusuk dan tinggal tulang-tulangnya saja, sekitar satu tahun setelah meninggal dan tinggal tulang-tulangnya saja, tulang-tulang itu dikumpulkan ke dalam peti tulang (osuari) yang dibuat dari batu kapur (gamping).

Pada osuari Yakobus, ditemukan tulisan dalam bahasa Aram "Ya'akov bar Yosef akhui di Yeshua" yang artinya "Yakobus anak Yusuf saudara Yesus." Pemilik osuari ini adalah Oded Golan yang mengaku sudah membelinya dari pedagang barang antik bangsa Arab yang menjual kepadanya pada tahun 1970-an, beberapa tahun sebelum pemerintah Israel mengeluarkan undang-undang (1978) bahwa semua penemuan barang antik menjadi milik negara. Osuari itu diakui Oded Golan berasal dari Silwan.

Pameran ini langsung mendapat dukungan beberapa pihak seperti Hershel Shanks dari Biblical Archaeological Review dan beberapa teolog lainnya, namun lebih banyak yang meragukan bahwa osuari itu menyimpan tulang-tulang Yakobus saudara Yesus dari Nazaret, karen a adanya banyak hal yang menimbulkan tanda tanya.


SKANDAL PEMALSUAN BARANG ANTIK

Sebenarnya sejak awal sudah mencurigakan mengapa inskripsi yang cukup jelas dan tajam itu tidak terbaca tiga puluh tahun sebelumnya ketika dibeli, tapi baru mencuat ke permukaan pada tahun 2002. Kenyataan sekitar inskripsi itu mendatangkan kecurigaan bahwa telah terjadi pemalsuan yang dilakukan Golan dan mereka yang berkonspirasi dengannya, bukan saja pada inskripsi di osuari Yakobus, tetapi juga pad a beberapa inskripsi lainnya seperti Inskripsi Jehoash (Jehoash Inscription), Tempat Minyak dari Yerusalem dan lain-lain.

Ketika rumahnya digeledah, ditemukan ruangan studio berisi alat-alat pahat dimana Oded Golan mengerjakan ukiran-ukiran inskripsinya di situ. Beberapa barang antik dalam berbagai tahap pemalsuan juga ditemukan di situ. Yang menarik Golan menyebut bahwa itu studio yang sudah lama disewa orang Mesir, tetapi ia lupa namanya. la juga lupa siapa yang menjual osuari Yakobus kepadanya.

Oded Golan, beberapa pedagang, dan kawan-kawannya dituduh telah melakukan manipulasi dengan membuat inskripsi palsu pada barang antik yang lama. Biasanya dikaitkan dengan hal-hal sekitar 'Bait Allah Saloma' atau sekitar 'Yesus,' dengan maksud agar barang antik itu melambung harganya karena memiliki nilai historitas yang tinggi (ingat skandal mahalnya naskah Injil Yudas). Namun sekalipun osuari Yakobus pernah diasuransikan sebesar satu juta dolar, ternyata Oded Golan meletakkan begitu saja di atas kloset duduk dalam toilet di studionya, rupanya sejak awal Golan tidak menganggap osuari itu sebagai berharga, kecuali setelah diberi inskripsi dan didukung para teolog liberal dan orang tidak beriman maka osuari itu dijadikan barang antik yang sangat berharga. Pada waktu mengirim osuari Yakobus ke Ontario, ia juga membungkus osuari itu dengan kardus saja, sehingga ketika sampai mengalami kerusakan-kerusakan. Penanganan barang antik yang tidak biasa kecuali kalau memang barangnya kurang bernilai.

Kecurigaan semula terjadi ketika pengiriman ke Ontario di Kanada tidak dilakukan dengan hati-hati tetapi hanya dengan peti kemas dari karton dan ketika dibuka terlihat mengalami kerusakan termasuk timbulnya retakan-retakan. Ketika retakan yang memotong inskripsi diteliti ketahuan bahwa lapisan yang terbentuk (patina) ternyata sudah tidak asli lagi dan lebih menunjukkan terjadinya kerusakan patina untuk membuat inskripsi baru pada osuari tua yang diduga sudah lama itu,

Robert Eisenman (California State University), seorang spesialis tentang Yakobus, menyebut bahwa penemuan itu terlalu sempurna. Kebiasaan di Israel adalah nama dikaitkan dengan nama ayah atau asal, dalam hal ini nama Yesus biasa dikaitkan dengan asalnya (Yesus orang Nazaret). Tidak biasa nama dikaitkan nama saudara apalagi kalau digabung dengan nama ayah seperti dalam osuari Yakobus.

Pad a tanggal 13 Juni 2003, Israeli Antiquities Authority (1M) menerbitkan laporan yang menyimpulkan bahwa inskripsi itu adalah pemalsuan modern, yaitu inskripsi itu ditambahkan belum lama ini dan dibuat seperti asli dengan menutupinya dengan campuran kapur agar kelihatan asli.

Bukan hanya itu, bentuk inskripsi ada dua macam, inskripsi Yakobus anak Yusuf dan inskripsi saudara Yesus berbeda gaya dan bentuknya, ini menunjukkan bahwa kalimat inskripsi di osuari itu ditulis oleh dua tangan yang berbeda. Tajamnya ukiran huruf-huruf inskripsi dibanding relief Rosseta (gambar bunga mawar) yang dijumpai di dinding lainnya yang sudah kabur dan aus tertirnpa zaman, menunjukkan bahwa keduanya dibuat pada waktu berbeda. Rosseta kelihatan asli setua osuari itu sendiri, sedangkan inskripsi kelihatannya sangat baru.

Para ahli palaeography (ahli huruf-huruf kuno) mencurigai huruf-huruf inskripsi itu dibuat meniru inskripsi k.mo dari buku-buku teks arkeologi. Frank Moore Cross dari Harvard University menyimpulkan hal yang sama.

Para ahli, yaitu Yuval Goren, ketua Departemen Arkaeologi dan Budaya Timur Oekat Kuno Universitas Tel Aviv, dan Avner Ayalon dari Geological Survey of Israel (GSI) menemukan ada tiga lapisan patina pada osuan Yakobus, dan inskripsi memotong dua yang terbawah sedangkan lapisan patina yang terluar saja yang menutupi inskripsi, ini menunjukkan dengan jelas bahwa inskripsi itu dibuat pada saat kedua lapisan pertama sudah terbentuk tapi kemudian diukir dengan inskripsi itu.
Kembali Ke Atas Go down
http://funstation.unlimitedforum.com
Admin
Admin
Admin


Jumlah posting : 2379
Score : 6688
Reputasi : 31
Join date : 15.06.11
Age : 38
Lokasi : DKI Jakarta

Karakter
Table: 2

PostSubyek: Re: KUBURAN YESUS DITEMUKAN?    Wed 28 Mar - 2:01:06

4. THE LOST TOMB OF JESUS


Kasus Osuari Yakobus belum usai dan masih dalam urusan pengadilan, tetapi karen a ikut dipopulerkan dalam buku James Tabor, yaitu Jesus Dinasty (2006) dan kemudian dikaitkan dengan makam Talpiot (2007), maka isu kembali bergulir ramai.

Penemuan lain yang juga mendulang kontroversi adalah kuburan keluarga di Talpiot, di pinggir kota Yerusalem. Pada tanggal 26 Februari 2007, diadakan konferensi pers di New York, dimana yang berbicara di sana adalah dua sutradara film yaitu James Cameron dan Simcha Jacobovici Mereka didampingi oleh James Tabor, penulis buku Jesus Dinasty. Di depan mereka, dipamerkan dua osuari, dimana yang satu berinskripsi Yesus anak Yusuf dan yang kedua Mariamene e Mara.

Ceritanya bermula pada tahun 1980, dimana dalam penggalian pembuatan apartemen di Talpiot, pinggiran Yerusalem, ditemukan sebuah makam keluarga kuno berisi 10 osuari. Enam di antaranya memiliki inskripsi yaitu Yose, Maria, Yesus anak Yusuf, Mariamene e Mara, Yudas anak Yesus, dan Matya (Matius?). Empat lainnya tidak memiliki inskripsi Tak lama kemudian osuari ke-10 hilang, namun sudah sempat didokumentasikan oleh pemimpin penggalian yaitu Amos Kloner dengan pendampingnya Joe Zias.

Sekalipun memuat nama-nama Perjanjian Baru, karena nama-nama itu begitu populer di Israel pada masa Yesus hidup dan banyak dipakai oleh orang Israel, maka penemuan itu kurang mendapat perhatian, apalagi Yusuf berasal dari Nazaret dan miskin sehingga agaknya mustahil mereka dikuburkan di Yerusalem dalam kuburan orang kaya. Yesus juga tidak dipanggil 'Yesus anak Yusuf' melainkan biasa disebut 'Yesus dari Nazaret' (Mat.26:71; Mrk.1 :29; Luk.4:34; Yoh.19:19; Kis.2:22).

Pada tahun 1996, sebenarnya BBC telah memutar film dokumenter mengenai penemuan itu dan menyimpulkan adanya kemungkinan kuburan itu milik keluarga Yesus, namun kurang ditanggapi para ahli karena kemungkinannya kecil sekali. Richard Bauckham, ahli Perjanjian Baru dari University of St. Andrews (Scotland) menampik adanya kemungkinan itu karena kombinasi nama-nama demikian dalam keluarga banyak dijumpai di Israel.

Namun dalam bukunya, James Tabor berspekulasi bahwa nama Mariamene adalah nama lain dari Maria Magdalena, dan karena ada nama Yudas anak Yesus, maka ramailah kesimpulan kearah perkawinan Yesus dan Maria Magdalena dan beranak Yudas.


SENSASI TALPIOT

Kasus Talpiot mencuat di tahun 2007 ketika secara terbuka James Cameron, Simcha Jacobovici, dan dibantu konsultan James Tabor (kebetulan ketiganya memiliki nama sarna yaitu James = Yakobus) di New York melemparkannya ke publik dan mass media melalui konferensi pers, kemudian di bulan Maret 2007 diputar film dokumenter yang dibuat para sutradara itu berjudul The Lost Tamb of Jesus (Kuburan Yesus yang terhilang) yang disebar-luaskan melalui siaran Discovery Channel pada tanggal4 Maret 2007. Ini diramaikan juga dengan terbitnya buku karya Simcha Jacobavici berjudul The Jesus Family Tomb.

James Cameron kemudian mengemukakan beberapa kesimpulan mengenai filmnya itu yang disebutnya didukung para ahli dalam bidangnya, yaitu:

1. Yusuf, Maria, dan Yesus anak Yusuf adalah nama keluarga Yesus. Ini dibuktikan dengan perhitungan statistik bahwa kemungkinan itu 1 :600;
2. Mariamene e Mara adalah nama lain dari Maria Magdalena. Ini dibuktikan bahwa dalam Kisah Filipus disebut ada nama Mariamne;
3. Maria Magdalena adalah istri Yesus, dan memiliki anak bernama Yudas. Ini dibuktikan dengan tes DNA dimana diketahui bahwa Yesus dan Mariamene tidak seibu jadi kemungkinan suami istri;
4. Osuari Yakobus adalah osuari Talpiot ke-10 yang hilang, jadi menambah kemungkinan itu makam keluarga Yesus dengan kemungkinan 1 :30.000;


KUBURAN KELUARGA YESUS?

Mengenai. kemungkinan kuburan itu berisi keluarga Yesus, banyak yang mempersoalkan, apalagi nama-nama dalam kubur itu nama-nama yang umum digunakan dalam keluarga Israel, apalagi dipertanyakan mengapa Yose diidentikkan dengan Yusuf, padahal nama itu dalam Perjanjian Baru dipakai untuk nama saudara Yesus (Jases).

Hal lain menurut William G. Dever, arkeolog kawakan, yang selama 50 tahun melakukan penggalian di Israel menyebut nama-nama yang tertulis tidak terlalu jelas dan kombinasi nama itu banyak digunakan oleh keluarga di Israel.

Keberatan juga dikemukakan banyak ahli, bagaimana seorang Yusuf yang tinggal di Nazaret dan lahir di Betlehem dan miskin bisa membeli kuburan di Yerusalem yang biasa dimiliki orang kava. Bagaimana pula Yesus anak Yusuf dianggap Yesus Injil yang biasa disebut Yesus dari Nazaret? Menarik membandingkan dengan teori dari James Tabor dalam bukunya Jesus Dynasty, bahwa sebenarnya nama Yesus bukan Yesus anak Yusuf tetapi anak Pantera, Yeshua ben Pantera.

Yang menarik lagi adalah di dalam gua kuburan itu ditemukan banyak inskripsi dalam bahasa Yunani menunjukkan bahwa itu bukan milik keluarga Aramaik seperti keluarga Yesus.

Bila kita melihat sejarah Yesus dari berbagai versi, sudah jelas kemungkinannya kecil. Dalam Injil disebutkan Yesus bangkit dan meninggalkan kuburan yang kosong. Kalau Yesus, mayat-Nya dipindahkan dari kuburan Yusuf dari Arimatea ke Talpiot yang dibelikan oleh para murid, rasanya janggal karena penjagaan begitu ketat, dan sebagai orang ternama la tidak segampang itu dipindahkan kuburan-Nya dan tidak ketahuan dimana, apalagi la dihukum oleh penguasa saat itu. Lagipula, apa perlunya para pemimpin Yahudi susah-susah menyebut bahwa 'mayat Yesus dicuri para murid' (Mat.28:11-15) kalau la berada di Talpiot dipinggir kota Yerusalem?

Mengenai Yudas anak Yesus, tidak ada catatan sejarah yang menyebutkan bahwa Yesus memiliki anak. Menurut Tabor, Matius adalah anak Alfeus (Mrk.2:14), Alfeus yang disebut sebagai nama lain Klopas (Kleopas), malah Tabor menyebut bahwa Klopas adalah suami kedua Maria setelah ia ditinggal mati oleh Yusuf, karena Klopas adalah saudara Yusuf. Ini makin sensasional agar nama Matius terkait dalam keluarga Maria dan Yusuf. Tabor sendiri bahkan menyebut bahwa 1 dari ke-12 murid Yesus adalah saudara Yesus. soal Kleopas, saudara Yusuf, tidak ada rujukannya pada abad pertama, yang ada adalah tulisan Eusibius pada abad ke-4 yang mengutip tulisan Hegesippus pad a abad ke-2, tulisan-tulisan yang belum membuktikan bahwa Klopas saudara Yusuf dan Matius anaknya dan keduanya adalah Klopas dan Matius Perjanjian Baru.

Mengenai argumen yang menyebut bahwa Matius ada dalam silsilah Yesus, yaitu Matan (Mat. 1 : 15) atau Matat (Luk.3:24), rasanya terlalu jauh, soalnya kedua nama itu menunjuk kepada kakek Yusuf, maka kalau mereka sudah dikubur di situ, jelas kuburan itu sudah ada lama sekali sebagai kuburan keluarga, dan tentu lebih mudah diketahui oleh penguasa Romawi dan pemimpin Yahudi.


KEMUNGKINAN SECARA STATISTIK

James Cameron mengklaim bahwa menu rut ahli statistik, Andrey Feuerbverger, profesor statistik Universitas Toronto, kemungkinan ada komposisi keluarga seperti keluarga Yesus adalah 1 :600, dan kalau osuari Yakobus dimasukkan akan menjadi 1 :30.000. Taksiran James Tabor lebih bombastis lagi, ia mengemukakan kemungkinan 1:250.000, jadi hampir pastil Nama 'Yesus anak Yusuf' sebenarnya muncul dalam perbandingan 1: 190.

Statistik ini didasarkan pengandaian nama-nama yang ditemukan dalam osuari-osuari yang ditemukan selama ini, soalnya kalau nama itu diperluas kepada khalayak ramai tentu hasil perbandingannya berbeda.

Berdasarkan kesimpulan Feuerverger itu, Cameron mengatakan bahwa kemungkinan besar kuburan keluarga itu milik keluarga Yesus dari Nazaret. Namun dalam pengakuannya sendiri dalam berita di situsnya Dear Statistical Colleaque (4 Maret 2007), Feuerverger menulis:

"Saya sekarang percaya bahwa saya tidak seharusnya mengarnbil kesimpulan yang mengkaitkan kuburan ini dengan keluarga Perjanjian Baru."

Banyak ucapan para hali diklaim oleh Cameron untuk mendukung teorinya, padahal para ahli itu membantah bahwa mereka menyimpulkan seperti klaim Cameron.

Yang jelas, masih perlu dibuktikan bahwa nama-nama dalam kuburan itu benar-benar keluarga Yesus dari Nazaret dan tidak sekedar diasumsikan begitu.


PENELITIAN DNA

James Cameron tidak tanggung-tanggung dalam usahanya menjadikan kesimpulannya benar, ia menggunakan jasa para ahli pemeriksaan mitochondrial DNA (alat untuk menapak-tilas hubungan darah). Menurutnya, ahli DNA telah memeriksa DNA dari residu tulang dalam osuari Yesus dan Mariamene dan menemukan bahwa keduanya tidak berasal dan ibu yang sama (maternal linkage), karena itu disimpulkan keduanya suami-istri.

Kesimpulan demikianlah yang disebut James Cameron sutradara beken pembuat film-film fiksi (termasuk Titanic). Namun, Carney Matheson, ahli DNA yang dimintai jasanya menyangkal rnengkaitan Yesus dan Mariamene sebagai suami istri. Dalam tulisan Ted Koppel: The Lost Tomb of Jesus - A Critical Look, Koppel menerima surat pengakuan tertulis dari Matheson yang menyebutkan bahwa "Kita tidak dapat melakukan tes untuk menunjuk ikatan perkawinan."

Sayang, penelitian DNA tidak sekaligus meneliti DNA osuari Maria dan Yudas anak Yesus, ,sebab kalau mereka diteliti DNA-nya bisa ketahuan hubungan kekeluargaan antar mereka secara langsung.


MARIAMENE = MARIAMNE?

DaLam salah satu osuari ada disebut nama Mariamene e Mara yang artinya Mariamene si guru. Ini kemudian ditafsir sebagai nama Maria Magdalena berdasarkan tulisan daLam Kisah Filipus dimana ada nama Mariamne.

Francois Bovon adalah penemu naskah gnostik The Acts of Philip (Kisah FiLipus) dan menerjemahkannya ke daLam bahasa Inggris. Semula ia mengira nama itu adalah nama lain untuk Maria Magdalena, tetapi kemudian ia menolak kaLau keduanya disamakan, dan dalam artikel Bovon on the Family Tomb of Jesus (March, 23rd, 2007) ia menyebutkan bahwa:

"Saya tidak percaya bahwa Mariamne adalah nama asli Mary of Magdalene. Mariamne dalam the Acts of Philips adalah bagian team penginjilan dengan filipus dan bartolomeus; ia mengajar dan membaptis."

Perlu disadari bahwa Mariamne dalam The Acts of Philip adalah saudara Filipus yang menganut ajaran asketik dan selibat. Di kisah itu, Philip berbicara kepada Ireus:
"Jangan berbuat salah, dan tinggalkan istrimu" (50). Tidak konsisten kalau Philip menyuruh yang orang sudah kawin untuk cerai/selibat tapi adiknya sendiri (yang dianggap sebagai Maria Magdalena) kemudian kawin dengan Yesus!


Karen L. King dalam buku yang ditulisnya The Gospel of Mary of Magdala berbicara panjang lebar tentang Maria Magdalena dalam 230 halaman bukunya, maupun dalam pengantarnya atas Injil Maria dalam The Nag Hammadi Library (523-524), tidak sekalipun menyebut Maria dari Magdala sebagai Mariamme, dan dalam Injil Maria Magdalena juga tidak disebut Maria Magdalena sebagai Mariamne apalagi sebagai istri Yesus.


OSUARI YAKOBUS BERASAL DARI KUBURAN TALPIOT?

Mengenai klaim bahwa Osiari Yakobus berasal dari Talpiot dan merupakan osuari ke-10 yang hilang, kelihatannya dicocok-cocokkan oleh James Tabor dkk. untuk mendukung statistiknya. Osuari ke-10 panjangnya 60 Cm, sedangkan Osuari Yakobus 50 Cm. Tanah di kedua osuari itu berbeda menunjukkan berasal dari lokasi yang berbeda.

Oded Golan sendiri mengaku ia emperoleh osuari itu di tahun 1970-an sebelum undang-undang Israel tahun 1978 yang menganggap bahwa semua penemuan arkeologis menjadi milik negara. Manurut Laboratorium FBI yang diminta meneliti foto Golan dengan Osuari Yakobus di ruang studionya, ditemukan jejak bahwa itu diambil di tahun 1970-an. Kuburan Talpiot ditemukan pada tahun 1980.

Lagipula, kuburan Talpiot terletak di pinggir Yerusalem sedangkan osuari Yakobus diperoleh dari kuburan di Silwan yang jauh letaknya dari Talpiot.

Usaha memaksakan osuari Yakobus ke dalam keluarga Talpiot memang dimaksudkan oleh ketiga James/ Jacobovici itu untuk memperbesar kemungkinan secara statistik bahwa memang kuburan itu merupakan kuburan keluarga Yesus yang diceritakan Perjanjian Baru.

Amos Kloner, pemimpin ekspedisi penggalian Talpiot dan Joe lias yang mendokumentasikannya menyebut bahwa osuari Yakobus dengan inskripsi yang begitu tajam dan jelas tidak mungkin berasal dari osuari yang hilang dari Talpiot, soalnya, osuari ke-10 yang hilang dari Talpiot sama sekali tidak memiliki inskripsi apapun alias polos.

Mengenai pernyataan Cameron, seakan-akan ahli patina menyebutkan ada jejak patina yang sama dalam osuari Yakobus dan Yesus yang disimpulkan berasal dari kuburan yang sarna, Ted Koppel mendapat surat jawaban tertulis dari direktur Suffolk Crime Laboratory, bahwa ia tidak pernah menyebutkan bahwa patina keduanya sama.

Arkeolog, William Dever menyebut dalarn The Lost Tomb of Jesus - A Critical Look bahwa:

"Kesimpulan Jacobovici dan Cameron sudah dibuat sejak awal dari pencarian mereka dan argumentasi mereka berada jauh dari penafsiran yang masuk akal."


-----

Kenyataan di atas menunjukkan bahwa dalam kasus Osuari Yakobus dan kuburan Talpiot, terlalu banyak asumsi yang dinyatakan sebagai kebenaran sebelum terbukti, dan dari asurnsi itu dihasilkan asumsi lain yang digiring menuju kesimpulan tunggal bahwa itu kuburan keluarga Yesus anak Yusuf dengan istrinya Maria Magdalena (yang dianggap nama lain Mariamene), dan memiliki anak bernama Yudas. Dari sini bisa diketahui maksud sebenarnya dari ketiga James/ Jacob itu bahwa Yesus tidak bangkit dari kematian dan meninggalkan kubur yang kosong, tetapi Ia mati dan dikubur di Talpiot. Suatu sensasi besar yang punya daya jual tmggl dan mendongkrak popularitas mereka.
Setidaknya ada berbagai kepentingan besar di balik Osuan Yakobus dan Kuburan Keluarga di Talpiot, yaitu:

1. Kepentingan pers, penerbit buku, sutradara film, untuk mendulang untung besar dengan menjadikan sensasi agama menjadi komoditi (ingat sukses buku The Da Vinci Code);

2. Kepnntingan besar pedagang barang antik yang menjadikan temuan mereka punya nilai historis tinggi (dikaitkan Bait Allah Salomo dan Yesus) sehmgga berdaya jual luar biasa mahal (ingat mahalnya naskah Injil Yudas);

3. Kepentingan teolog liberal (terutama Jesus Seminar) yang sangat terobsesi besar untuk 'mematikan' Yesus dan menemukan 'kuburan-Nya;'

4. Kepentingan museum-museum yang menghendaki kasus ini didiamkan karena mereka sudah terlanjur membeli barang-barang antik yang punya nilai historis tinggi dan mahal yang sekarang kemungkmannya hanya menjadi hasil sebuah pemalsuan murahan;

5. Kehausan masyarakat pembaca/penonton akan sensasi berbau skandal dan gosip untuk memuaskan kekosongan hati mereka.

Kelima kepentingan besar itu menyatu dalam usaha sensasi sekitar kuburan Talpiot.



5. BENARKAH MARIA MAGDALENA ISTRI YESUS?


Bila kita mau jujur, baik dalam kitab Injil maupun Injil Gnostik, tidak ada indikasi yang menunjuk bahwa Maria Magdalena adalah istri Yesus, teori itu hanyalah tafsiran sensasional yang dilontarkan mereka yang mencari sensasi demi popularitas dan uang, Berita skandal laku dan punyo daya jual tinggi dimasyarakat, apalagi kalau itu menyangkut skandal seks tokoh agama.

Dalam kitab-kitab Injil, tidak ada indikasi sedikit pun bahwa Maria Magdalena berpacaran dengan Yesus atau bahkan mengawininya, demikian pula para bapa gereja juga tidak pernah mengkaitkan Maria Magdalena sebagai istri Yesus.

Injil-Injil gnostik yang ditulis pada abad ke-2-4 juga tidak memuat pernyatan bahwa Maria magdalena adalah istri Yesus, bahkan Injil Maria Magdalena juga tidak memuat pernyataan bahwa Maria Magdalena adalah istri Yesus.

Memang di abad ke-6, Paus Gregorius Agung, di basilika St. Clement, pada tanggal 21 Desember tahun 591M, dalam khotbah-nya merancukan bahwa Maria Magdalena yang diceritakan sebagai wanita yang kemasukan tujuh roh setan dan disembuhkan oleh Yesus (Luk.8: 1-2) diidentikkan dengan perempuan pelacur tanpa nama pada bacaan sebelumnya (Luk.7:36-50). Ini disebabkan karena Paus mengaburkan nama Maria Magdalena dengan perempuan berzinah dalam ayat-ayat sebelumnya, dan Maria saudari Marta saudara Lazarus, dan juga berhubung pada abad ke-6, kota Magdala dikenal sebagai kota yang memiliki reputasi moralitas yang kurang baik.

Namun, Paus Gregorius tidak pernah mengkaitkan Maria Magdalena sebagai istri Yesus, ia hanya memberikan contoh mengenai pesan moral yang meninggikan Maria Magdalena sebagai pelacur yang bertobat.


BUKU-FILEM SENSASI

Pada tahun 1973 beredar film sensasi Rock Opera, Jesus Chnst Superstar karya Tim Rice dan Andrew Loyd Weber yang menggambarkan Maria Magdalena sebagai pacar penghibur Yesus. Film ini disusul dengan dibuatnya film The Last Temptation (1988) buatan sutradara Martin Scorcese yang mendramatisir di atas layar film buku tulisan Nikos Kazantzakis yang ditulisnya pada tahun 1951. Dalam film ini, digambarkan bahwa Yesus yang di kayu salib dan sekarat itu membayangkan obsesi seksnya mengawini Maria Magdalena, kemudian karena Maria Magdalena meninggal dunia, Ia mengawini Maria saudara Marta, sambil bercumbu dengan Marta, dan akhirnya memiliki beberapa anak.

Karena buku dan film dengan tema demikian laku keras, maka sejak itu bermunculan buku-buku yang melecehkan Yesus, khususnya menjadikan Maria Magdalena sebagai istri Yesus.

Barbara Thiering dalam bukunya Jesus and the Riddle of the Dead Sea Scrolls yang juga diterbitkan dengan judul Jesus The Man, mengemukakan teorinya bahwa Yesus mcngawini Maria Magdalena, kemudian cerai dan menikahi Lydia, dan kemudian memiliki beberapa anak.

Pada tahun 1883, terbit buku The HoLy Blood Holy Grail karya Michael Baigent, Richard Leigh, dan Henry Lincoln yang berteori mengenai The Holy Grail yang bukan cawan perjamuan yang merupakan legenda sekitar Raja Arthur di Inggris, tetapi merupakan simbolisasi mengenai rahim perempuan yang menerima benih Yesus. Ia mengkaitkan ini dengan tulisan dalam Injil gnostik Filipus dan Mana Magdalena bahwa Maria Magdalena adalah rasul kepada rasul dan istri Yesus, yang kemudian mempunyai keturunan dinasti Merovingian dengan salah satu keturunannya Plantard de St. Clair yang tinggal di Perancis Selatan.

Ide ini diteruskan oleh Dan Brown dalam bukunya yang laris manis, The Da Vinci Code dan mempopulerkan dalam bukunya itu duapuluh tahun kemudian pada tahun 2002.
Sensasi ini kembali mencuat setelah James Cameron dan Simcha Jacobovici membuat film The Lost Tomb ot Jesus yang dirilis melalui Discovery Channel pada tanggal 4 Maret 2007, dan Jacobovici menulis buku The Jesus Family Tomb, dengan konsultan James Tabor yang menulis buku The Jesus Dinasty.

Thesis ketiga James/ Jacob ini adalah bahwa temuan kuburan keluarga di Talpiot adalah kuburan keluarga Yesus dimana di dalamnya juga dikubur Mariamene e Mara yang ditafsirkan sebagai Maria Magdalena yang dianggap sebagai istri Yesus.


CIUMAN GNOSTIK

Bukti utama yang selalu ditonjolkan dalam sensasi seputar perkawinan Yesus dan Maria Magdalena adalah ayat-ayat yang tertulis dalam khasanah gnostik Injil Filipus dan Injil Maria Magdalena.

Tema utama Injil Filipus adalah tentang sakramen terutama sakraMen pernikahan, dan karena menyebutkaN soal Yesus rnencium mulut Maria Magdalena maka menjadi alasan untuk menunjukkan ide bahwa Maria Magdalena adalah istri Yesus. Ada dua ayat di sini yang dikutip Dan Brown dalam buku The Da Vinci Code, yaitu:

"Ada tiga yang selalu berjalan bersama Tuhan: Maria, ibunya, saudaranya, ?an Magdalena yang disebut teman (companion). Saudaranya, ibunya dan temannya semua-nya Maria."


Dan. Brown menafsirkan terjemahan bahasa Inggris companion sebagai spouse (pasangan hidup), apalagi ayat berikut bertendensi ke arah itu:

"Dan pendamping [ ... ]. Maria Magdalena. [ ... ] lebih dari [ ... ] para murid, [ ... ] rnencrurnnya [ ... ] di [ ... ]. Para murid lainnya ["']'. M~reka berkata kepadanya "Mengapa engkau rnencintainya lebih dari kami semua?" Juru Selamat menjawab dan berkata kepadanya, "Mengapa aku tidak rnenemtai kamu seperti aku mencintai dia?"

Sebenarnya ayat diatas tidak secara eksplisit menyebutkan Yesus mencium mulut Maria, tetapi secare provokatif Dan Brown mengisi bagian yang terhilang [...]" dengan kata [Yesus] menciumnya [sering] di [mulutnya]. [2] Padahal dalam Injil Filipus tidak ada satu pun pertanda bahwa Maria adalah istri Yesus.

Dalam Injil Filipus, mungkin saja ayat itu menunjuk pnda kalimat 'ciuman bibir' namun dari kacamata gnostik til atas kita dapat melihat bahwa itu bukan berarti ciuman tlsik karena di kalangan gnostik, hal-hal tubuh dan dunia dianggap jahat, karena itu ayat itu memiliki arti metaforis / perlambangan yaitu kedekatan hubungan sesama pewaris gnosis dan penyaluran/pewartaan gnosis dari seorang murid gnostik ke murid gnostik lainnya.
Sebagai perbandingan, kita dapat melihat arti 'ciuman gnostik' dari naskah-naskah gnostik lainnya, yaitu dalam Injil Thomas Yesus menyebut:

"Ia yang mau minum dari mulutku akan menjadi seperti aku" (logion 108).


Dalam bagian lain Injil Filipus juga disebut:

"Itu dijanjikan kepada tempat surgawi bahwa orang (menerima) makanan ( ... ) dari mulut. ... Akan dikenyangkan dari mulut dan akan menjadi sempurna. Karena dari ciuman maka yang sempurna mengandung dan melahirkan. Karena alasan itu maka kita saling mencium" (58-59).


Dalam Wahyu Kedua Yakobus (Second Apocalypse of James) ditulis:

"Dan ia mencium mulutku. Ia memelukku dan berkata, "Kekasihku!" (56) .


Dalam Injil Maria Magdalena juga tidak disebut bahwa Maria adalah istri Yesus, dan soal ciuman juga disebutkan bahwa:

"LaluMaria berdiri dan menyalami mereka, ia dengan ramah menciumi mereka semua" (5:4).


Kalau ayat-ayat itu selengkapnya digunakan oleh Dan Brown, dan penebar sensasi yang lain, bisa saja lalu menyimpulkan bahwa ayat-ayat itu menunjukan bahwa para murid Yesus itu menunjukkan perilaku homo dan bahkan hubungan incest dengan memeluk kekasih yang Juga saudara (Wahyu Kedua Yakobus), atau bahwa mereka melakukan perzinahan masal karena mereka saling berciuman termasuk dengan Yesus sendiri.


-----


Dalam Alkitab, istilah 'ciuman bibir' juga ada, namun kata itu tidak dimaksudkan sebagai ciuman fisik tetapi merupakan metafora atau perlambangan relasi kasih, baik relasi kasih hubungan Tuhan dengan umat-Nya Israel dalam Perjanjian Lama seperti yang ditunjukkan dalam ayat sebagai berikut berikut:

"Kiranya ia mencium aku dengan kecupan!" (Kidung Agung 1 :2)


Maupun sebagai salam persaudaraan dengan mencontoh .hubungan Yesus dan gereja sebagai pengantinNya, yang disebutkan oleh Paulus (Perjanjian Baru).

"Sampaikan salam seorang kepada yang lain dengan cium kudus" (1 Korintus 16:20).


Pengertian ayat-ayat Alkitab secara literal atau metaforis tergantung pada pengertian konteksnya, Sedangkan naskah Gnostik di samping pengertiannya bisa literal atau metaforis, umumnya memiliki pengertian yang isoteris. Isoterisme adalah sifat alamiah ajaran mistik Gnosttk. Terjemahan companion yang dipaksakan dengan arti spouse (pasangan hidup/istri) harus dilihat dalam pengertian isoterisnya bisa memiliki berbagai macam arti.

Injil Filipus ditemukan baik dalam naskah berbahasa Yunani maupun dalam terjemahan dalam bahasa Koptik, dan bahasa asli companion dalam naskah Yunaninya adalah koinonos, yang dalam Perjanjian Baru kata ini memiliki berbagai arti, yaitu antara lain diterjemahkan dalam bahasa Inggris atau Indonesia sebagai: partner/ teman (Luk.5:10); partner/teman sekerja (2Kor.8:23); communication of the faith/persekutuan iman (Flm.1 :6); companion/ mengambil bagian (lbr. 10:33); dan companion/ saudara & sekutu (Why.1 :9).

Sebaliknya, kata 'istri' atau 'pasangan hidup' (spouse) dalam Alkitab Perjanjian Saru biasa digunakan kata Yunani gune (Mat.1:20; 1Kor.7:3,4; 1Tim.3:11).

Dari situ kita mengetahui bahwa baik Injil Filipus, Injil-Injil Gnostik, dan bahkan Injil Maria Magdalena, sama sekali tidak ada yang menyebutkan bahwa Maria Magdalena itu istri Yesus, karena itu menggunakan data Injil Gnostik untuk menafsirkan Yesus mengawini Maria Magdalena adalah usaha yang dibuat-buat.

Dari berbagai literatur, baik Injil Kanonik maupun Injil Gnostik jelas terlihat bahwa tidak ada satu pun petunjuk yang menunjukkan bahwa Yesus mengawini Maria Magdalena atau bahkan kemudian memiliki anak. Yang jelas memang benar bahwa Maria Magdalena merupakan salah satu murid Yesus, tetapi tidak memiliki hubungan pribadi dengan Yesus dari Nazaret. Kalau Maria Magdalena dekat dengan Yesus itu dapat dimaklumi karena ia pernah dilepaskan dari tujuh roh setan, sehingga ia sangat berterima kasih pada Yesus dan menjadi pengikut yang setia.

Ada ayat yang menyebutkan bahwa ketika Maria Magdalena melihat Yesus yang bangkit, ia ingin memegangnya tetapi Yesus menolak:

"Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!" artinya Guru. Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu." Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya" (Yoh.20: 16-18).

Kalau Yesus adalah suami Maria Magdalena, tentu la tidak menolak kalau dipegang (bahkan dipeluk) oleh Maria Magdalena, dan kalau Yesus suami Maria Magdalena, tentu Maria Magdalena akan memanggil-Nya suamiku!
Kembali Ke Atas Go down
http://funstation.unlimitedforum.com
 
KUBURAN YESUS DITEMUKAN?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Area Misterius Ditemukan Di Google Map

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FUN STATION Forum Friendship & Brotherhood :: Religion & Soul Wisdom,Spiritual-
Navigasi: